Title : MY DREAM JUST DREAM
Genre : ?
Rating : G
Author : Aku dan seperangkat otakku, haha:p
Category : Serial Fanfiction
Cast:
Park Yun Mi
Kim Ki Bum
Cho Eunmi
Annyeong^^
Ini fanfic saya yang saya buat saat mood jelek, kacau, rumit -_-
Untuk Heerin saeng, req mu kalo mood saya sudah baik, ne? saya masih dalam keadaan kacau --
anda pasti taulah >.<
Tapi pasti eonnie bikinin, karena eonnie pun pengen bikin ff yg castnya heerin sama abang onyuu :3
Kalo ada kesamaan penulisan, mungkin hanya kebetulan..
This is my imagination :D
selamat membaca ^^
=====
Park-Yun-Mi. hanya deretan tiga suku kata yang tidak spesial bukan? yah~ seperti nama pada umumnya. Tapi itulah namaku, menurutku sangat spesial karena nama itu berikan oleh bumonim ku.
Ku dudukan diriku di bangku kelasku, ku hembuskan nafasku panjang.Lelah.Pelajaran olahraga selalu membuatku kewalahan.Kuambil botol minumku dan keteguk hingga tersisa setengahnya.Ku seka peluhku dengan tanganku.Ku arahkan pandanganku ke penjuru kelas.Nihil.Tak ada satu orangpun. Sebegitu lambatkah lariku sehingga sampai kelaspun, anak lain sudah pulang. Whatever, yang penting selesai sudah pelajaran yang menyebalkan ini.
Ku raih tasku danku langkahkan kakiku keluar kelas. Sudah cukup sepi, hanya beberapa anak yang akan pulang juga. Tap..Ku hentikan langkahku tepat di saat seorang namja dan yeoja keluar dari kelas yang tak jauh dariku.Mereka berjalan bergandeng tangan, ku tatap ke dua pasangan itu hingga hilang di tikungan tangga.
PUK PUK
Ku tepuk pipi ku sendiri, SADARLAH dia sudah memiliki yeojachingu.Berhentilah berharap Yunmi. Dia sudah punya Eunmi. Yeoja yang yeppeo menurutku, tapi..tapi.. Haah~ Sudahlah, lupakan saja.
Ku lanjutkan tapak kakiku menyusuri koridor lantai dua sekolahku, Chungdam High School tepatnya.Ku langkahkan kakiku ke anak tangga yang lebih rendah dan ku akhiri pada anak tangga yang paling dasar. Ku alihkan pandanganku sebentar kearah jam di tanganku sambil terus berjalan. Pukul 15.36. Masih sempat untuk sekedar ke taman sebelum pulang.
=====
Ku dudukan diriku di bangku taman di bawah pohon yang cukup rindang. Ku tutup wajahku dengan keduan tanganku. Huks.. Kenapa rasanya ingin menangis? Bukankah hal ini sudah biasa? Bukankah sudah biasa melihat namja itu dengan yeojanya? Tapi kenapa air mata ini tak mau berkawan agar tidak keluar. Hiks,,hiks.. Namja itu, KIM KI BUM. MENGAPA WAJAHMU SELALU TERNGIANG DI OTAKU? EEERRGH~ AKU TERSIKSA JIKA TERUS MENGINGATMU!!! INGIN RASANYA KU BUKA OTAKU DAN KU KELUARKAN DIRIMU DARI OTAKU. EEERRGH~
=====
sakit...
kau tau?
betapa sakitnya aku?
disini...
dihatiku...
sakit yang mendalam...
kau tau?
mungkin kau pun takkan pernah tau...
=====
-MONDAY MORNING-
Ku langkahkan kakiku di halaman sekolah. Tersenyum dan menyapa setiap anak yang melihatku. Ukh, rasanya mataku berat untuk terbuka dan kaki ku lemas sekali. Aku lelah sekali setelah semalaman menangis. Tentu dengan alasan namja itu, sebut saja dia Key.
Ku naiki anak tangga menuju kelasku. Hap..hap.. eungh~ agak sedikit terhuyung karena pandanganku sedikit mengabur dan sedikit pening dikepalaku. Mungkin karena kau tak sarapan, menyedihkan.
Ku dorong pintu kelasku. Lagi-lagi kosong, belum ada anak yang berangkat. Jelas~ Ini baru pukul enam seperempat. Sayup-sayup terdengar suara kekehan dari seorang namja. Emm~ Ani, bersama yeoja sepertinya.
“Hahahaha, ada-ada saja kau yeobo~ Lalu apa yang terjadi?”
“Lalu, hyung ku berteriak ‘PERSETAN KAU KEY!! AWAS KALAU AKU BERTEMU DENGANMU’, hahahaha”
Suara cempreng namja itu, sukss membuatku tersenyum. Hah~ Walau bukan denganku, tapi kurasa cukup hanya dengan mendengarnya saja. Kalian tau? Sudah 2 tahun aku menyukainya, tapi berbicara padanya pun dapat dihitung dengan satu tangan. Bukannya tak mau usaha, hanya saja aku tak mau ada yang tersakiti. Aku hanya menunggu waktu yang tepat... itu saja...
=====
-THURSDAY MORNING-
Lagi-lagi aku berangkat terlalu pagi, kelasku masih kosong. Aku memandang ke luar gedung sekolah lewat jendela besar di kelasku.
“Hiks..hiks..” ku dengar sebuah isakan dari luar kelas. Seorang yeoja tepatnya. Nugu? Aku berjalan perlahan, bersembunyi di balik pintu kelasku berusaha mendengar percakapan di luar sana.
“Mianhae Key.. hiks.. jeongmal mianhae.. “
“Tapi kenapa Eunmi? Waeyo? Apa aku melakukan hal yang salah? Katakan padaku”
“Aniyo, kau tak melakukan kesalahan apapun.. hiks..”
“Lalu? Apa kau tidak mencintaiku lagi, eum?”
“Aniyo, jeongmal saranghae.. tapi aku lelah Key.. Kau takan pernah mengerti Key.. hiks.. kita sudahi saja,ne? Mianhae, jeongmal mianhae..”
Ku dengar derap kaki yang cukup cepat, sepertinya Eumni berlari meninggalkan Key. Entahlah aku prihatin sekaligus senang. Naneun molla~
=====
Dua bulan ini aku mulai dekat dengannya sejak kejadian pagi itu. Aku merasa tidak akan ada lagi yang akan tersakiti. Karena dia tidak memiliki dan dimiliki siapapun. Tapi dugaanku salah.. Dia mempunyai yeojachingu baru. Song Je Kyung..
-Flashback-
“Yunmi, coba kau lihat photo yeoja ini? Otte?”
“Eum, neomu yeppeoyo~ Kau menyukainya, Key?”
Miris, sangat miris saat ku ucapkan kalimat itu. Entahlah, hanya kata-kata itu yang bisa ku lontarkan.
“Ne~ Sangat menyukainya, dia yeojachinguku Yunmi” Kata Key sambil mencubit hidungku.
DEG
Rasa ini lagi? Rasa yang dulu selalu kurasakan saat melihat Key dengan Eunmi.
Aku hanya diam, tak merespon Key sama sekali. Huks~ Ku tutup mulutku dengan punggung tanganku. Tak kuasa lagi menahan air mataku yang sudah menyembul keluar. Apa kau tak menyadarinya Key? Jeongmal saranghae Key. Aku tak kuat lagi, aku tak bisa lagi bila terus seperti ini Key. Ukh.
“Gwenchana Yunmi?”
“Aku takan baik-baik saja bila kau terus begini Key. Kau tau? aku sakit karena ini semua?"
"Myo? Apa salahku Yunmi-ah?"
"Aku tak sanggup lagi Key. Neomu appo Key... neomu appo.. hentikan aku mohon.. "
"Apa maksudmu Yunmi? Aku tak mengerti.. Apa yang harus ku hentikan?"
"Neomu Joa...joahae Key.. Hiks"
Kurapatkan tanganku di wajahku, huks.. kenapa rasanya mulutku tak bisa berhenti untuk mengatakannya sekarang. Pabbo Yunmi, Key pasti akan membencimu karena hal ini.
Aku berlari, berlari berlari terus berlari entah kemana. Tak berani untuk menoleh melihat Key. Air mata ini, air mata SIALAN. Kenapa tak mau berhenti...
BUK
Ku dudukan diriku di rumput bawah pohon dekat sungai Han. Uhk.. Hiks.. hiks... cukup... cukup... Ini semua cukup.. Mimpi ini tak mungkin bisa terwujud Yunmi. Sadarlah, kau hanya yeoja yang tak spesial untuknya. SADARALAH
Ku jambak rambutku, meruntuki diriku sendiri.
PUK
Kurasakan sebuah tangan menyentuh pundaku, nugu? Perlahan ku tengok kepalaku ke pemilik tangan itu. Key?? Benarkah ini Key? Cepat-cepat ku hapus air mataku, berdiri dengan masih menunduk.
"Key? Mianhae... lupakan kata-kata ku, ne?"
"Anio Yunmi.. Nado .."
Aku mengangkat kepalaku cepat. Apa aku salah dengar? apa yang Key katakan?
"Mwoya?"
"Saranghae Yunmi.. Jeongmal saranghae.."
"Tapi...tap.."
"Hussst, aku takut kau tak memiliki perasaan yang sama denganku Yunmi. Tapi aku salah, ternyata kau juga sama. Aku berusaha memendam perasaan ini selama ini Yunmi."
"Tapi, yeoja itu?"
"Hahaha, dia hanya nae chingu. Tidak lebih.. mianhae aku lakukan ini hanya ingin melihat ekspresimu saja Yunmi."
"Nappeun namja kau ini, PABBO....PABBO...PABBO... Nappeun kau KIM KI BUM!!!"
"Hahahahaha, saranghae Yunmi."
"Nado.. Saranghae Key"
=====
Ottokhe? Geje sangat, ini hasil kekacauan saya setelah mengetahui suatu hal x|
Mianhae kalo banyak miss typo..
Annyeong^^
DON'T BASH !!
DON'T CO -> PAS !! #pedee gilee nih author
Just My Imagination :D

0 komentar:
Posting Komentar