FF / SARANGHAE OPPA! / PART 1

3/08/2011

Title       : SARANGHAE OPPA!
Genre   : Romance
Rating   : G
Author  : Just me ! Not you ! xD
Category : Serial Fanfiction
Cast:    
Lee Jinki a.k.a Onew
Kim Ki Bum a.k.a Key
Lee Taemin a.k.a Taemin
Kim Jonghyun a.k.a Jonghyun
Choi Minho a.k.a Minho
Supporting Cast:
Kim Min Hyun a.k.a Min Hyun

Annyeong^^
Ini fanfic ku yang kedua, hoho. Mungkin malah lebih geje, kekeke
=================================
                Siang hari di sebuah rumah, Onew sedang membaca koran di beranda. Istrinya, Key, sedang menyiram tanaman dan anak perempuan mereka Taemin baru saja pulang. Tiba-tiba tetangga mereka sekaligus sahabat Taemin, Minhyun datang.
“Annyeonghaseyo..” dia memberi salam sambil membungkuk.
“Annyeong, Min Hyun, ada apa? Kau mencari Taemin?” Key membalas salamnya.
“Ne… Saya kesini mau mengajak Taemin pergi, Ajumma. Boleh?”
“Ne.. tunggu ya.. TAEMINNIE!! ADA MINHYUN!! MAU MENGAJAKMU PERGI!!” Key berteriak.
“Ne.. Umma.. “ Taemin segera berlari keluar. “Minhyun, kita mau kemana?”
“Taemin, masa kau lupa? Aku kan sudah mengatakannya kemarin, kalau aku akan mengajakmu ke tempat latihan dimana ibuku mengajar dance!” kata Minhyun.
“Omona! Kenapa aku lupa!” Taemin memukul dahinya. “Umma, Appa, aku pergi latihan dance ya??”
“Taemin untuk apa kamu ikut dance? Lebih baik kamu melanjutkan kursus pianomu yang sudah berhenti itu!” Key tampak tidak setuju.
“Key, biarkanlah saja dia, dia itu kan sudah cukup umur untuk memilih jalannya sendiri.” Onew menasehati istrinya itu.
“Kau ini selalu saja menuruti yang dia mau, bisa-bisa dia jadi yeoja yang manja.”
“Biarkan sajalah, toh dia merasa yang dia pilih itu yang terbaik.”
“Hah, baiklah. Taemin kau boleh ikut dance, tapi kau jangan sampai kelelahan dan tertidur disekolah besok, arraseo??”
“Ne.. tenang saja Umma. Tapi mungkin hari ini aku pulang agak malam, aku akan hati-hati.” Minhyun yang berada disebelah Taemin membungkuk dan member salam pada Onew dan Key.
“Gamsahamnida.” Lalu mereka berdua pergi.
=================================


Sesampainya di tempat latihan, Taemin melihat dua orang namja yang sedang berdiri di depan cermin. Minhyun dan Taemin mendakati mereka. Taemin segera memperkenalkan diri..“Annyeonghaseyo, naneun Taemin imnida.”
“Annyeonghaseyo, naneun Jonghyun imnida.” namja yang satu memperkenalkan diri.
“Annyeonghaseyo, naneun Minho imnida.” namja yang satunya juga memperkenalkan diri. Taemin melihat mereka dengan seksama. Menurutnya namja yang bernama Jonghyun itu orangnya ramah, sedangkan namja yang bernama Minho itu sedikit dingin, tetapi senyumnya penuh dengan charisma sehingga Taemin tidak bisa berkata-kata.
“Taemin, kamu masih ingat ceritaku kan kalau Jonghyun oppa itu kakakku, dia tinggal bersama Minho oppa di sebuah rumah sewaan di sekitar kampusnya. Mereka berdua juga latihan dance disini.” Minhyun menepuk pundak Taemin.
“Hmmm… Umma dimana, oppa?”  tanya Minhyun pada kakaknya.
“Umma pergi ke Daegu katanya ada keperluan mendadak jadi dua minggu kedepan dia tidak bisa melatih kita.” Jonghyun menjelaskan.
“Yasudahlah, kita ulang saja apa yang diajarkan umma kemarin. Taemin ikuti gerakan kami ya!” Taemin mengikuti gerakan Minhyun dan Jonghyun yang ada didepannya. Sesekali Taemin melirik pantulan diri Minho di cermin, namun dia langsung memalingkan wajahnya jika Minho menyadarinya.
Taemin POV
Aduuh, aku penasaran sama namja ini. Walaupun dia terkesan dingin, tapi kenapa dia terlihat baik dan juga perhatian. Tiba-tiba….
“Aduh”
“Mianhae oppa, aku gak sengaja menginjak kakimu.” Aku menunduk malu.
“Gwenchana, Taemin.” Pandanganku bertemu dengan pandangan Minho, lalu dia  tersenyum membuat jantungku terasa mau berhenti berdetak. Aku langsung mengalihkan pandanganku kearah Minhyun.
Taemin POV END
“Fiuh akhirnya latihan kita hari ini selesai. Ini sudah jam 7 malam, lekas pulang dan beristirahatlah, gamsahamnida untuk kerja samanya hari ini.” Jonghyun menutup latihan. Mereka pun bubar.
“Minhyun, aku langsung pulang saja ya. Aku takut Umma mencemaskanku. Gomawo untuk hari ini, aku sangat senang bisa latihan disini. Besok aku akan kembali kesini di jam yang sama sesuai dengan perkataanmu tadi. “ Taemin pamit.
“Taemin!” Minhyun memanggil.
“Ne.. Waeyo?”
“Kita pulang bersama ya, kebetulan kakakku hari ini bawa mobil.”
“Tidak perlu, aku bisa pulang sendiri. Lagipula Jonghyun oppa kan beda arah.”
“Ani.. Aku hari ini pulang kerumah untuk menemani yeojasaeng ku yang penakut ini, karena Umma kami sedang pergi.” Jonghyun mencoba meyakinkan Taemin.
“Aah, baiklah aku mau ikut.” Jonghyun dan Minhyun tersenyum.
=================================
                Sudah enam hari Taemin latihan di tempat itu. Setiap harinya dia berangkat tepat pukul lima, Taemin dan Minhyun telah sampai di tempat mereka latihan. Mereka menonton video dance version “SHINee-Lucifer” dan mempelajarinya sendiri.
“Taemin, ada gerakan yang kau tidak mengerti?” Minho bertanya. Tapi Taemin tidak menjawab. “Taemin!” Minho mengulangi.
“Ah..ah..ne, waeyo oppa?”
“Kau ini, ditanya malah melamun.” Minho mengacak-ngacak rambut Taemin.
“Ani.. aku tidak sedang melamun oppa. Aku sedang kosentrasi melihat langkah SHINee di lagu Lucifer. Ini sangat rumit, sehingga aku harus teliti melihatnya.” Taemin tetap memandang serius video itu. Lalu Minho merangkul Taemin. Taemin terkejut.
“Aku yakin, kau pasti dapat menjadi dancer yang hebat.” Puji Minho.
“Gomawo oppa, aku janji akan terus berjuang.” Taemin menatap Minho dan tersenyum.  Minho membalas senyuman Taemin.
                Selesai latihan….
“Huft, baru jam setengah tujuh. Aku masih punya waktu setengah jam, sebelum aku pulang. Ada yang mau aku traktir?” Taemin memang sedang senang hari ini, karena nilai ulangannya sempurna.
“Jinja!! Aku mau…aku mau..” Jonghyun bersemangat.
“Aku juga!!” Minhyun melompat.
“Baiklah akan ku traktir makan mie ramen malam ini. Hmmm.. Minho oppa, kau tidak mau ikut?”
“Ani.. aku sangat lelah, aku ingin segera pulang. Kalian pergi saja.”
“Yakin? Baiklah, kau pulang saja.  Ayo Taemin waktu kita semakin sempit sampai jam tujuh.” Jonghyun mengandeng Taemin dan Minhyun.
                Mereka pergi dengan mobil Jonghyun. Setelah menempuh perjalanan selama 7 menit, mereka sampai di sebuah restoran  yang cukup sepi pelanggan.
 “Ajusshi, aku pesan tiga mangkok.” Taemin memesan mie ramen, lalu duduk.
“Hmm.. aku mau ke toilet sebentar ya Taemin.” Minhyun segera beranjak dari kursinya. Tinggal Jonghyun dan Taemin berdua. Suasananya menjadi lebih sunyi. Jonghyun dan Taemin sama-sama tidak angkat bicara. Tapi akhirnya Jonghyun berkata-kata.
“Taeminnie, ada yang ingin ku bicarakan denganmu.”
“Ne.. katakana saja oppa.” Taemin tersenyum. Taemin telah terbiasa didekat kakak sahabatnya itu. Menurutnya Jonghyun itu orang yang asyik diajak ngobrol, santai, pintar terlebih lagi suara Gold Voice yang dimilikinya.
“Taemin, aku punya satu permintaan. Maukah kau mengabulkannya?”
“Aku akan melakukan semampuku oppa.”
“Taemin… maukah kau berkencan denganku?” Jonghyun terbata-bata. Taemin tertegun mendengar kata-kata Jonghyun.
“ Jonghyun op...” kalimat Taemin terpotong karena pelayan datang mengantar pesanan mereka.
“Gamsahamnida.” Jonghyun berkata pada pelayan tersebut. Tiba-tiba saat Jonghyun hampir menggapai tangan Taemin, Minhyun datang. Jonghyun dengan sigap pura-pura mengambil sumpit.
“Waeyo? Kalian terlihat tegang sekali?” Minhyun heran. Namun, Jonghyun dan Taemin tidak ada yang bersuara.
“Kalian ini, diajak bicara malah diam saja. Ayo kita makan saja keburu dingin.” Minhyun mulai makan.
=================================
                Di kamarnya, Taemin masih memikirkan kejadian tersebut. Seorang namja mengajaknya kencan? Pikirnya sedari tadi hingga dia tak bisa tidur.
Dreet..dreet..dreet..
Taemin segera mengambil hapenya dan membaca pesan yang baru saja masuk itu.
==
From : Jonghyun
“Taeminnie, mianhae kalau kata-kata tadi membuatmu tertekan. Itulah isi hatiku yang sesungguhnya padamu Taem..
Soal pertanyaanku tadi, kau bisa menjawabnya setelah kau siap..
Jika kau sudah temukan jawabannya, segera hubungi aku…
Saranghae Taemin..”
==
Taemin merasa bingung,, lalu tanpa sadar dia meneteskan air mata. Sebenarnya dia merasa nyaman di dekat Jonghyun, tetapi hanya sebatas kakak dan adik. Dia juga tak ingin melukai perasaan kakaknya itu.
Dreet..dreet..dreet.. Hapenya bergetar lagi kali ini pesan dari Minho.
==
From : Minho
“Taemin ada yang ingin ku bicarakan denganmu besok sebelum latihan di Café dekat tempat latihan.”
==

TBC
========================


DON'T BASH !!


DON'T CO -> PAS !! #pedee gilee nih author


Just My Imagination :D

0 komentar: