FF / SARANGHAE OPPA! / PART 3

3/08/2011

Title       : SARANGHAE OPPA!
Genre   : Romance
Rating   : G
Author  : Just me ! Not you ! xD
Category : Serial Fanfiction
Cast:    
Lee Jinki a.k.a Onew
Kim Ki Bum a.k.a Key
Lee Taemin a.k.a Taemin
Kim Jonghyun a.k.a Jonghyun
Choi Minho a.k.a Minho
Supporting Cast:
Kim Min Hyun a.k.a Min Hyun

Happy reading ^^
=================================
“Waeyo?”
“Jonghyun oppa kecelakaan, dia sekarang koma.”
“MWO!!”
“Ne Taemin dia bertabrakan dengan truk gandeng, tulang kakinya patah. Tadi entah apa yang dia pikirkan, dia mengendarai mobil dengan sangat cepat menuju suatu tempat. Sebelumnya dia terus memandangi hapenya, mungkin dia menunggu orang.”
“Omona kenapa bisa terjadi hal seperti ini, semoga Jonghyun oppa cepat sadar. Kau sudah mengabari Minho oppa?”
“Belum.. Ini baru akan ku hubungi setelah kau. Kau sedang di LA kan? Aku hanya ingin mengabarimu saja. Aku tidak mau mengganggu acaramu, gomawoyo.” Kata Minhyun menutup teleponnya. Terdengar jelas suara tangisnya.  Taemin teringat pesan yang Jonghyun kirimkan sewaktu dibandara.
=========
Flashback....
Taemin POV
Saat aku berada di Bandara tadi ada sebuah pesan dari Jonghyun oppa. Saat aku ingin membacanya, Umma dan Appa memanggilku.
“Taeminie, ayo kita bisa ketinggalan pesawat! Ppali Taemin!”
“Ne.. Appa..”
“Matikan juga ponselmu.”
“Ne.. Umma.” Aku terpaksa mematikan hapeku, dan membaca pesan setelah pesawat mendarat.
==
From : Jonghyun
Taemin, kau dimana? Aku dari tadi mencarimu? Aku telepon Minhyun karena ku pikir kau bersamanya, katanya kau akan berangkat ke LA, apakah benar? Kenapa kau tidak bilang padaku? kupikir kau mengalami masalah! Apa kau akan menemui Minho? Apa kau menyukainya? Sekarang kau masih di bandara kan? Aku akan menyusulmu untuk mengantar keberangkatanmu!
==
Mungkin memang sudah terlambat karena aku sudah sampai di LA tapi aku ingin membalas pesan itu untuk mengabarinya bahwa aku baik-baik saja. Tapi saat aku akan mengirim pesan itu, Minhyun menelponku. Ini semua salahku, andai sempat ku balas pesannya, agar dia tidak perlu datang ke bandara, Jonghyun oppa pasti tidak akan mengalami kecelakaan ini.
Taemin POV END
Taemin langsung menghampiri orang tuanya.
“Umma.. Appa.. Jonghyun oppa kecelakaan!”
“Jonghyun kakak Minhyun itu?” kata Onew.
“Ne.. Aku ingin balik ke Korea.” Taemin merengek.
“Ani.. kita kan baru sampai di LA sepuluh menit yang lalu, Taemin. Kau doakan saja dia, semoga tidak terjadi hal yang buruk padanyam” Key ngoceh.
“Umma, Appa, tapi ini semua salahku.. Kalau saja aku… aku…” Taemin mulai menangis. Lalu Taemin menceritakan tentang pesan tadi. Key dan Onew mendengarkan cerita Taemin dengan seksama.
“Jadi semua salah Taemin, Umma. Taemin harus balik ke Seoul sekarang.” Taemin menarik-narik baju Key.
“Ani.. bukan salah Taemin juga, kecelakaan gak ada yang tau bakal terjadi kapan, dimana dan siapa.” Onew menjelaskan.  Taemin mengangguk.
=================================

                Memang Taemin mengerti dan memahami kalimat Appanya tadi, tapi Taemin tidak bisa tenang. Dia dihantui rasa bersalah, dia ingin sekali pulang ke Seoul untuk melihat langsung keadaan Jonghyun dan meminta maaf padanya. Tiba-tiba setan berhasil menggoda Taemin untuk kembali ke Seoul. Taemin membawa beberapa barang dan Taemin kabur dari jendela dan menaiki taksi ke bandara. Setibanya di bandara Taemin membeli tiket pesawat paling murah ke Korea.
“Maafkan aku Umma, Appa! Aku terpaksa pulang ke Korea tanpa ijin kalian. Aku akan berhati-hati.” Gumamnya membaca pesan yang akan ia kirimkan kepada orangtuanya saat telah sampai di Korea dan menaiki bis menuju Seoul.
Taemin segera turun disebuah halte yang tak jauh dari Rumah Sakit tempat Jonghyun dirawat. Karena hari telah larut malam dan jalan sangat sepi, Taemin berlari menyebrang jalan tanpa menoleh sedikitpun. Mendadak hujan turun, Taemin berteduh di depan sebuah warung, karena hujan tak kunjung reda Taemin  nekat menerobos hujan. Pandangan Taemin fokus pada atap gedung Rumah Sakit yang sudah terlihat.
Taemin POV
Aku terus berlari, saat aku hampir sampai, aku melewati sebuah jembatan. Tapi aku tergelincir dan terperosok masuk kedalam sungai. Saat aku sadar aku sudah berada di Rumah Sakit. Aku mendengar tangisan banyak orang.
“Taemin jangan tinggalkan aku!!!” kudengar suara serak Minho oppa karena menangis. Aku membuka mataku dan melihat sekelilingku. Tapi aku melihat diriku terbaring lemas di atas tempat tidur. Apa yang terjadi padaku?? Lalu aku melihat Jonghyun oppa duduk diatas kursi roda dan air matanya bercucuran. Kulihat lagi, tidak hanya Jonghyun oppa dan Minho oppa saja yang menangis tetapi Minhyun, Umma dan Appa juga menangis. Aku baru menyadari bahwa arwahku telah terpisah dari tubuhku. Aku terkejut.
Taemin POV END
=================================
Dikamar Minho…
Minho POV
                Sudah seminggu Taemin meninggalkan kami semua, aku tak menyangka semua terjadi padanya. Kami yang khawatir karena Taemin tak kunjung tiba di Seoul setelah berhari-hari berpencar mencari Taemin. Tapi ada seorang warga yang memberitahukan ada seorang yeoja yang hanyut disungai tiga hari yang lalu dan berada di Rumah Sakit yang sama dengan Jonghyun. Kami semua segera kembali ke Rumah Sakit tapi kami terlambat satu jam, Taemin baru saja meninggal. Aku masih tak bisa melepasnya, aku belum mengatakan bahwa aku menyukainya. Aku belum bisa menerima kepergiannya.
Minho POV END
“Minho oppa, aku Taemin. Aku disini oppa.” Tiba-tiba terdengar suara Taemin memanggil Minho.
“Taemin?? Kau hantunya Taemin??” Minho sedikit takut. Taemin sekarang duduk di sebelah Minho.
“Aku Taemin oppa. Tidak perlu takut, aku datang karena aku belum bisa pergi dengan tenang. Ada seorang namja yang belum mengikhlaskan kepergianku, namja itu adalah kau Minho oppa. Aku memang sudah tiada di dunia ini, tapi aku akan selalu bersama kalian semua.”
“Tae..taem..min.. aku..ak..akku tidak bisa melepasmu Taemin.” Minho menangis.
“waeyo oppa?” Taemin memegang tangan Minho.
“Saranghae Taemin.”
“Kalau kau mencintaiku, ikhlaskanlah aku oppa. Agar aku bisa tenang.” Minho menghela nafas.
“Baiklah Taemin, aku akan melepasmu.” Taemin mengusap air mata Minho. Minho tersenyum.
“Aku pergi oppa. Aku akan datang mengunjungi kalian, aku janji oppa.”
“Ne.. Taemin aku akan selalu mengingatmu. Saranghae Lee Taemin.”
“Salam untuk semua ya. SARANGHAE OPPA!” Taemin lalu menghilang. Minho tersenyum gembira, walau Taemin telah tiada dia tetap akan mencintai dan dicintai oleh Taemin.

-END-

========================

DON'T BASH !!


DON'T CO -> PAS !!

Just My Imagination :D

0 komentar: