FF / SARANGHAE OPPA! / PART 2

3/08/2011

Title       : SARANGHAE OPPA! 
Genre   : Romance
Rating   : G
Author  : Just me ! Not you ! xD
Category : Serial Fanfiction
Cast:    
Lee Jinki a.k.a Onew
Kim Ki Bum a.k.a Key
Lee Taemin a.k.a Taemin
Kim Jonghyun a.k.a Jonghyun
Choi Minho a.k.a Minho
Supporting Cast:
Kim Min Hyun a.k.a Min Hyun
Cek it now.. ^^
=================================
                Malam itu Taemin benar-benar tidak bisa tidur. Di dalam kepalanya terngiang-ngiang perkataan Jonghyun.
Taemin POV
Aduh, apa yang harus aku lakukan? Aku benar-benar seperti tersesat, tak tau arah. Semakin ku mencari jalan semakin bercabang jalan yang kutemukan. Aku butuh bantuan seseorang untuk menunjukan jalan terbaik. Tapi siapa?Aah, Taemin terpaksa kau harus menemukan jalan itu sendiri.
Taemin POV END
Tok…tok…tok…
“Yoboseyo?” Taemin agak terkejut.
“Ini Umma! Kau belum tidur Taemin?” Key masuk.
“Umma? Belum Umma.”
“Umma melihat lampu kamarmu masih menyala, jadi kupikir kau belum tidur karena sedang memikirkan sesuatu. Apa yang sedang kau pikirkan?” Key membelai Taemin dengan penuh kasih sayang.
Apa aku harus mengatakan pada Umma? Tapi? Pikir Taemin.
“Ani.. Umma..”
“Kau baik-baik saja?”
“Ne.. aku baik-baik saja Umma, sudah aku mau tidur.”
“Baiklah, Umma keluar ya.” Key lalu menutup pintu.
=================================  
                Sore hari sebelum Taemin pergi latihan, dia pergi menemui Minho sesuai janji.
Hello, hello, nareum daero yongil naesseoyo.. Hello, hello, jamshi yaegi hallaeyo..
Taemin mengakat telepon. “Yoboseyo?”
“Ini aku, Minho.”
“Oh ne.. ada apa oppa?”
“Mianhae aku tak bisa bertemu denganmu sesuai pesan yang ku kirimkan tadi malam.”
“Waeyo oppa?”
“Aku mendadak harus pergi ke LA karena sesuatu sekarang aku sudah dibandara. Jadi mianhae aku tak bisa menepati janji dan tak sempat pamit denganmu.”
 “Gwenchana oppa.. oppa akan pergi sampai kapan?”
“Mungkin sekitar satu minggu.”
“Oh..ne.. hati-hati oppa.” Taemin menutup teleponnya, mengganti nada deringnya dan dia langsung menuju ke tempat latihan.
                Sesampainya ditempat latihan…
“Annyeong Taemin-ssi.” Jonghyun tersenyum pada Taemin.
“Ann..annyeong oppa.”  Taemin terbata-bata. Dia masih memikirkan kejadian kemarin sehingga membuatnya gugup.
“Taemin-ssi, tumben sekali kau sudah berangkat?”
“Ah.. tadinya aku ada janji dengan Minho oppa, tapi ternyata dia mendadak harus pergi.” Taemin berbica agak kaku.
“Memang dia mau pergi kemana?”
“Lho, Jonghyun oppa gak tau? Minho oppa pergi ke LA karena ada sesuatu sekarang dia sudah dibandara.”
“Tadi malam aku pulang kerumah orangtuaku. Mungkin dia tidak sempat menghubungiku.” Jonghyun mengembuskan nafas.
“Oppa.. soal kemarin, aku…aku…” Taemin takut untuk mengatakannya.
“Taemin-ssi, sudahlah hal kemarin tidak usah dipikirkan. Aku memang menyukaimu tapi aku tak ingin membuatmu tertekan, lupankan saja.” Jonghyun tersenyum. Taemin senang karena Jonghyun mengerti.
“Oppa, hari ini kita latihan apa?” Lalu Taemin dan Jonghyun mengobrol hingga latihan di mulai.
=================================
Tok…tok..tok..
“Yoboseyo?” ucap Onew.
“Ajjushi, ini Minhyun.” Onew lalu membukakan pintu.“Kau mencari Taemin?”
“Ne..”
“Oh, masuk saja dia ada diatas mungkin dikamarnya.” Lalu Minhyun masuk dan menuju kamar Taemin. “Taemin, ini aku minhyun, boleh aku masuk.”
“Ne tunggu akan kubukakaan pintu.” Lalu Taemin membuka pintu. “Ada apa Minhyun?
“Aku kesini ingin minta saran padamu.” “Waeyo?”
“Aku sebenarnya… menyukai Minho oppa. Karena itu aku minta bantuanmu, bagaimana seharusnya?” Taemin tertegun mendengar kata-kata sahabatnya itu. Hati sakit seperti tertusuk sesuatu.
“Taemin…” Minhyun lirih.
“Ah ne.. hmm..  benarkah itu? Sejak kapan kau menyukainya?”
“Sejak lama, sebelum kau bergabung di klub dance. Bagaimana menurutmua? Sebaiknya kukatakan saja padanya atau kusembunyikan saja? Aku bisa mati kalu hidup dalam kebimbangan seperti ini Taemin?”
“Terserah kau saja.” Taemin agak tertekan.
“Waeyo Taemin? Sepertinya kau lemas sekali?”
“Gwenchana aku hanya kelelahan.” Taemin berbohong, dia tak mungkin bilang bahwa dia juga menyukai Minho. Dia tak ingin melukai perasaan sahabatnya itu.
“Baiklah, aku akan memikirkan hal itu lagi nanti. Sudah ya, aku pulang dulu, gomawo udah mau denger ceritaku Taemin.”
“Ne.. cheonmaneyo Minhyun.” Taemin tersenyum. Lalu Minhyun pulang. Lalu Appanya masuk ke kamar Taemin.
“Taemin..”
“Ne.. Appa. Ada apa?”
“Besok Appa dan Umma mau ke rumah halmoni mu di Los Angels, kau mau ikut?”
“Jinja! Kita akan ke LA, Appa? Memang ada acara apa, App.a?”
“Halmonimu mau pindah ke Paris.” ucap Onew
“Jinja!! Asiik.. aku juga mau kesana, melihat Menara Eiffel disana kan indah banget.” Taemin membayangkan bertemu Minho di La, dan melihat Menara Eiffel. Mimpi yang selama ini Taemin inginkan sudah di sepan mata.
=================================
“Taeminie, ayo bangun! Kita mau berangkat.” Key mengetok pintu Taemin.
“Aku sudah bangun Umma sebentar lagi aku turun.”
“Ppali! Umma tunggu dibawah. Pesawatnya 15 menit lagi berangkat.” Key berlari menuruni tangga. “Appa, Taemin sebentar lagi turun. Sebaiknya kita masukan dulu barang-barang ke bagasi.” Onew mengangguk dan memasukan barang-barang dengan cepat.
“Umma!! Sepatuku yang baru mana?”
“Kau taruh dimana?”
“Di rak sepatu. Tapi kok gak ada?”
“Mungkin kau lupa.”
“Ani.. eh.. aku kemarin mencucinya, yasudah aku pakai yang lama saja.”
“Ppali, Taemin! Atau kau kita tinggal.” Teriak Onew dalam mobil. Taemin segera naik mobil dan berangkat menuju bandara. Lalu mereka menaiki pesawat. Taemin duduk disebelah seorang namja yang tertutupi wajahnya oleh topi. Tapi namja itu sibuk membaca buku.
“Annyeonghaseyo.” Taemin menyapa. Namja itu terkejut lalu dia membenarkan topinya dan berbalik menyapa.
“Taemin..?” Namja itu terkejut. Demikian juga dengan Taemin.
“Omo! Minho oppa? Kenapa kau ada disini?”
“Kemarin saat sudah dibandara, barangku ada yang ketinggalan, jadi aku balik kerumah tapi aku malah ketinggalan pesawat.” Ucap Minho.
“Oh.. “ Taemin mengangguk mengerti. Dalam hatinya dia gembira karena bisa duduk bersebelahan dengan Minho. Taemin kira akan bertemu di LA, ternyata di pesawat pun mereka bertemu. Minho tertawa  melihat Taemin yang tersenyum sendiri. “Waeyo? Ada yang lucu oppa?” Taemin jengkel.
“Kau ini senyum-senyum sendiri, micho?” ledek Minho.
“Ah.. Minho oppa ini.”
“Sudahlah emin..”
“Mwo? Emin?”
“Ne.. Taemin bisa disingkat Emin, kekeke.” Minho tekekek. Taeminmemukul pundak Minho. Onew dan Key yang berada disebelahnya hanya tertawa melihat yeojanya akrab dengan seorang namja.
                Sesampainya mereka di LA…
“Aku duluan ya Emin.”
“Berhenti memanggilku seperti itu oppa!” Taemin ngambek. Minho tak peduli dan langsung pergi. Taemin, Key dan Onew, segera menaiki taksi.
Hot Times nega norel nuntteul tte… All my life time ojik noman gajyodo dwe… nal hendelgo siryon jwodo injonghal subakke opnen-gol… non hanappunin ne saram…
Taemin melihat nama Minhyun di hapenya, lalu dia angkat telepon itu..
“Annyeong Minhyun..” ucap Taemin.
“Taemin..” suara dari seberang telepon. Suara Minhyun terdengar sedang menangis.
“Waeyo?”
“Jonghyun oppa kecelakaan, dia sekarang koma.”
“MWO!!”
TBC
========================     
DON'T BASH !!

DON'T CO -> PAS !!

Just My Imagination :D

0 komentar: